Resume Artikel Ilmiah “The Synthesis of Islamic Law and Javanese Culture A Prophetic Approach”

 


Artikel berjudul “The Synthesis of Islamic Law and Javanese Culture A Prophetic Approach” yang ditulis oleh Suwandi dan Teguh Setyobudi dalam De Jure: Jurnal Hukum dan Syari’ah ini membahas sintesis antara hukum Islam dan budaya Jawa melalui pendekatan profetik, menyoroti pentingnya integrasi ini dalam memahami lanskap budaya dan agama yang unik di Indonesia, khususnya di Jawa. Tema sentral artikel ini berputar di sekitar hubungan dialektis antara hukum Islam, yang bersifat universal dan normatif, dengan budaya Jawa, yang bersifat lokal dan adaptif.

Sintesis yang dibahas dalam artikel ini bukan sekadar perpaduan dua sistem yang berbeda, melainkan proses rumit di mana hukum Islam dan budaya Jawa saling mempengaruhi satu sama lain. Interaksi dinamis ini dianggap penting untuk menghumanisasi ajaran Islam dalam konteks masyarakat Jawa. Pendekatan profetik yang diajukan dalam artikel ini menekankan perlunya metode yang tidak hanya menghormati fondasi spiritual dan moral hukum Islam tetapi juga mengakui kearifan budaya yang melekat dalam tradisi Jawa.

Salah satu argumen kunci adalah bahwa hukum Islam, ketika diterapkan di Jawa, harus mempertimbangkan realitas budaya di wilayah tersebut. Artikel ini membahas bagaimana prinsip-prinsip hukum Islam tidak diterapkan dalam kekosongan, tetapi sebaliknya ditafsirkan dan dipraktikkan dalam kerangka budaya masyarakat Jawa. Pendekatan ini dianggap penting agar hukum relevan dan efektif dalam mengatasi masalah sosial budaya pada masanya.

Lebih lanjut, artikel ini mengeksplorasi konsep "local genius" atau "kearifan lokal" terkait dengan kemampuan masyarakat Jawa untuk beradaptasi dan mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam praktik budaya mereka. Proses adaptasi ini bukan tanpa tantangan, karena membutuhkan keseimbangan yang hati-hati antara mempertahankan prinsip-prinsip inti Islam dan mengizinkan ekspresi budaya yang khas Jawa. Pendekatan profetik menganjurkan sintesis yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Artikel ini juga menyinggung perkembangan historis dari sintesis ini, melacak interaksi antara hukum Islam dan budaya Jawa sejak awal kedatangan Islam di wilayah tersebut. Penulis berpendapat bahwa perspektif historis ini sangat penting untuk memahami keadaan hukum Islam di Jawa saat ini dan arah masa depannya.

Sebagai kesimpulan, artikel ini menyarankan bahwa sintesis antara hukum Islam dan budaya Jawa, yang dipandu oleh pendekatan profetik, menawarkan model bagi wilayah lain yang menghadapi tantangan serupa dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip agama universal dengan praktik budaya lokal. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang hukum Islam tetapi juga berkontribusi pada pelestarian dan peningkatan budaya Jawa dengan cara yang harmonis dengan ajaran Islam.

Tugas PKKMB : SINDY MEGA PERMATASARI

Komentar